Desa Tuncung

Kec. Maiwa
Kab. Enrekang - Sulawesi Selatan

Info
SELAMAT DATANG DI WEBSITE DESA TUNCUNG, KECAMATAN MAIWA, KABUPATEN ENREKANG

Artikel

KKN UMPAR POSKO 30 MELAKUKAN OBSERVASI PROSES PEMBUATAN GULA MERAH DI DESA TUNCUNG

Administrator

14 Agustus 2024

569 Kali dibuka

Tuncung, 14 Agustus 2024 - KKN Universitas Muhammadiyah Parepare. Desa Tuncung, yang terletak di Kecamatan Maiwa, Kabupaten Enrekang, Sulawesi Selatan, memiliki kekayaan budaya dan alam yang melimpah, salah satunya adalah tradisi pembuatan gula merah. Sebagai bagian dari kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN), mahasiswa dari Universitas Muhammadiyah Parepare (UMPAR) yang tergabung dalam Posko 30 melakukan observasi langsung mengenai proses pembuatan gula merah yang telah menjadi salah satu usaha utama masyarakat desa.

Proses Observasi

Mahasiswa KKN Posko 30 UMPAR mengunjungi beberapa tempat produksi gula merah di Desa Tuncung. Mereka berdiskusi dengan pembuat gula dan mengamati setiap tahapan produksi, mulai dari pemilihan bahan baku hingga proses pengemasan.

Tahapan Pembuatan Gula Merah

  1. Pemilihan dan Pemanenan Nira: Langkah pertama dalam pembuatan gula merah adalah pemilihan pohon aren yang tepat. Para petani mengambil nira atau air sadapan dari pohon aren yang telah mencapai kematangan tertentu.

  2. Pemasakan Nira: Setelah nira dikumpulkan, nira dimasak dengan cara direbus dalam wajan besar di atas tungku kayu bakar. Proses ini memakan waktu beberapa jam hingga nira mengental dan berubah warna menjadi kecokelatan.

  3. Pencetakan Gula: Nira yang telah mengental kemudian dituangkan ke dalam cetakan yang telah disiapkan sebelumnya. Bentuk dan ukuran cetakan bisa bervariasi, tergantung pada kebutuhan pasar.

  4. Pendinginan dan Pengemasan: Setelah gula merah dicetak, produk dibiarkan dingin hingga mengeras. Gula yang sudah mengeras ini kemudian dikemas dan siap untuk didistribusikan.

Manfaat dan Tantangan

Dalam diskusi dengan para pembuat gula merah, mahasiswa KKN Posko 30 mendapatkan wawasan tentang manfaat ekonomi dari produksi gula merah bagi masyarakat Desa Tuncung. Usaha ini tidak hanya menyediakan pendapatan bagi keluarga, tetapi juga membuka lapangan pekerjaan bagi penduduk sekitar.

Namun, para pembuat gula juga mengungkapkan beberapa tantangan yang dihadapi, seperti fluktuasi harga gula merah di pasaran, ketersediaan bahan baku, dan persaingan dengan produk gula yang lebih modern.

Kesimpulan

Kegiatan observasi ini memberikan pengalaman berharga bagi mahasiswa KKN UMPAR dalam memahami industri lokal dan bagaimana produk tradisional seperti gula merah dapat bertahan dan berkembang di tengah perubahan zaman. Melalui program KKN, mahasiswa tidak hanya belajar tentang teori, tetapi juga memahami praktek dan tantangan yang dihadapi oleh para pengrajin lokal. Kegiatan seperti ini diharapkan dapat mendorong mahasiswa untuk berkontribusi dalam pengembangan potensi desa secara berkelanjutan.

Kirim Komentar

Nama
Telp./HP
E-mail

Komentar

Captha

Komentar Facebook

Aparatur Desa

Kepala Desa

ABDUL RAHMAN

Sekretaris

RIDWAN, S.H.

Kaur Keuangan

SAMSINAR, S.AP.

Kaur Perancangan

SALMAWANTI, S.PD

Kasi Pemerintahan

BUNGAWARU

Kasi Kesejahteraan

JUNAIDI

Kasi Pelayanan

IRIANI

Kaur Umum

SUSI FIKASARI, S.E

Kepala Dusun Jambu

DEDI FERDIANSYAH

Kepala Dusun Paraja

HAMZA

Kepala Dusun Botto Lipang

MUZAKKAR

Kepala Dusun Salu Bandiki

RUSDI

Layanan Mandiri
Layanan Mandiri
Layanan Mandiri
Layanan Mandiri

Desa Tuncung

Kecamatan Maiwa, Kabupaten Enrekang, Sulawesi Selatan

Jam Kerja

Hari Mulai Selesai
Senin 08:00:00 16:00:00
Selasa 08:00:00 16:00:00
Rabu 08:00:00 16:00:00
Kamis 08:00:00 16:00:00
Jumat 08:00:00 16:00:00
Sabtu Libur
Minggu Libur

Peta Desa

Lokasi Kantor Desa

Latitude:-3.70667075923083
Longitude:119.91542817209849

Desa Tuncung, Kecamatan Maiwa, Kabupaten Enrekang - Sulawesi Selatan

Buka Peta

Wilayah Desa